Halaman

Tampilkan postingan dengan label myShoot. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label myShoot. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Maret 2013

Menyapa Langit Sore

 

menyadari,

salah satu anugerah terindah dari Nya adalah melihat segala ciptaanNya

Langit sore itu, membuat saya terhenti sejenak untuk mengabadikannya dalam frame

Indah…

Masya Allah :)

 

2013-03-13 18.02.12

Alhamdulillah diberi kesempatan menyaksikannya

Senin, 17 Desember 2012

Croping side, who I am ?

Yang saya tahu
Entah mengapa saya merasa foto ini seperti menunjukkan sisi lain saya...yang saya tidak sadari

Karena kamera ini menangkap tanpa sengaja saat kamera sedang stand by

#uPs

You know?

Minggu, 16 Desember 2012

Apa yang ada di sana?

Melihat jauh dibatas sana itu..seperti menerawang
Karena hanya terlihat garis biru kehijauan
Sesekali riuh ombak menjadi pemanis penegas batas yang aku lihat
Sampai sekarang aku masih tidak tahu
Meski kaki sudah menyentuh airnya ..perlahan

Apa yang ada disana?

Jumat, 07 Desember 2012

Mini Hat Rajut #craft_deSOLO

 

sangat bersemangat sepagi tadi menjelang berangkat ke studio, menyelesaikan rajutan yang tak terduga sebelumnya menjadi topi mini yang manis, uwmm…sampai detik ini masih memikirkan hasil akhir finishingnya…
okelah lihat nanti, hehe

IMG_20121207_091833

Seribu pintu Lawang Sewu

 

C360_2012-03-13-11-55-05

Bapak(Alm.) berasal dari Semarang, tapi menginjakkan kaki di ibukota propinsi Jawa Tengah ini tetap saja masih awam. Seringkali bermain di Semarang adalah saat saya masih berusia kurang lebih 5-8 tahun. Itupun karena mengantar Nenek (Almh.) mengunjungi Om saya yang mendiami kampung halaman.

Dan berawal dari perjalanan singkat itulah, dimasa luang setelah wisuda saya menyempatkan kembali bermain di salah satu kota kenangan masa kecil.

Lawang Sewu---

beralamat di Jalan Pemuda, Komplek Tugu Muda (Wilhelminaplein) ,Semarang. Terkenal dengan sisi horornya, Lawang Sewu memiliki keanggunan tersendiri sebagai bangunan peninggalan Belanda dengan peruangan yang bisa saya bilang menarik, karena setiap ruang terhubung dengan pintu pintu.

2012-03-13 12.15.39

Meskipun memiliki banyak pintu, ternyata jumlah pintu bangunan Lawang Sewu tidak sampai seribu pintu. Lawang Sewu merupakan istilah dari masyarakat setempat untuk mencirikan dengan banyaknya pintu dan daun jendela bangunan ini.

2012-03-13 12.13.28

Lawang Sewu dahulu merupakan kantor NIS (Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij) yang dibangun di tahun 1904-1907. Fungsinya saat ini berada dibawah pengawasan Unit Pelestarian Benda dan Bangunan Bersejarah PT Kereta Api Persero. Arsitek bangunan ini adalah Prof. Jacob F. Klinkhamer (TH Delft) dan BJ.Ouendag, keduanya adalah arsitek dari Belanda.

Terdapat ruangan bawah tanah yang konon merupakan penjara bawah tanah di jaman penjajahan Belanda. Tapi , saya dan seorang teman memang tidak ingin masuk kesana karena kondisi saat itu yang tidak memungkinkan menurut hati kami. Bahkan menuju aula paling atas pun kami urungkan dengan alasan yang sama hehe…(tidak menampik karena memang terasa auranya). Foto dibawah adalah salah satu pintu menuju r. bawah tanah, terasa sekali bukan gelapnya?Anda berani? saya? lebih baik tidak daripada yang didalamnya ikut keluar nanti ,upS,XD

2012-03-13 12.09.04

Kami juga mengunjungi area bangunan yang digunakan sebagai museum atau tempat informasi tentang bangunan Lawang Sewu. Berikut foto-fotonya

2012-03-13 12.34.41

2012-03-13 12.34.53

2012-03-13 12.35.10

 

Foto dibawah ini merupakan bahan-bahan campuran yang digunakan sebagai bahan konstruksi bangunan, selain itu adalah bata merah dari tanah khusus sebagai konstruksi utama, yang saat ini sangat  sudah sangat jarang ditemukan. Maka untuk efisiensi, rekonstruksi beberapa bagian menggunakan teknologi modern saat ini.

2012-03-13 12.41.10

2012-03-13 12.41.15

2012-03-13 12.43.39

2012-03-13 12.44.28            2012-03-13 12.44.02

Sempat melihat sudut yang menarik maka saya abadikan

2012-03-13 12.52.59

2012-03-13 12.56.29

Sekian, Semoga bermanfaat

*sumber : Guide Lawang Sewu dan Museum Lawang Sewu

Selasa, 04 Desember 2012

Footprints

 

2012-11-11 06.34.39

“Umareta koto no imi mo shirazuni
Kieteyuku sonzai ni dare mo kidzukazu
Hito no warai ni oshitsubusarete
Kodoku to te wo musunda ano ko ha saigo ni
Waratteta”----- Shiroi Yuki (Kokia)

“Before I knew the meaning of being born
Everybody’s worry of not surviving anymore
People’s laugh is being wasted away
Totally confused – need help
laughing”

Sepenggal lirik untuk pribadi yang sedang bingung tertawa dalam kebingungan

Hujan turun cukup menyejukkan di senja sore tadi

Gerimis dalam keteraturan yang berlalu semakin deras di penghujung tenggelamnya mentari,

Sedikit demi sedikit kembali hanya merintik,

Meninggalkan pula jejak jejaknya disepanjang bumi ia turun melalui aroma khas tanah sehabis hujan

Aku? seperti biasa memulai dari bilik kamar yang aku sewa

mengetik, membaca, menulis, merajut, menggambar…

kadang saking asyiknya tidak perduli pada jarum jam yang berlalu

semua salah satunya untuk sepasang jejak kaki di kurun waktu nanti

Mou sukoshi- just a little more

:)

there’s always something in the way..

Sabtu, 01 Desember 2012

Bali, dari sudut kemewahan

 

Baru di awal November kemarin, tanggal 10 tepatnya, saya kembali menginjakkan kaki di Pulau Dewata. Kali ini dengan sudut penikmatan yang berbeda, mahal tapi gratis. Begitu saya menyebutnya.

Mahal karena sudah bisa dibayangkan,berapa budget untuk setiap hal yang saya nikmati disana, gratis karena saya adalah tamu undangan. Lebih spesial karena saya bertemu keluarga yang jarang bisa berkumpul bersama…

aku dan Om Edi 

tetapi…

Bali, jujur saya  belum bisa menikmati keindahannya. Bahkan dari sudut mewah seperti ini sekalipun. Indah tapi terasa datar untuk seseorang seperti saya. tetap berucap syukur tapi langsung berganti istighfar saat mata beralih di perilaku sekitar, terutama di villa dan pantai. Oh, apalagi café…

haha, ini saya, entah kamu…

Maka di Bali saya lebih suka untuk memejamkan mata sejenak, mengarahkan pendengaran pada sayup debur ombak menerjang pantai sepi dibawah villa. Sendiri menikmati halus jejak ombak di pasir yang masih bertabur rumput laut. Merasakan halus lembut angin dikala senja dan fajar

2012-11-10 16.54.38

2012-11-11 06.35.41

2012-11-11 06.53.03

2012-11-11 06.53.55

2012-11-11 06.01.46

Indah..
Semoga saya bisa kembali lagi ke sana, tapi dengan pemaknaan yang berbeda lagi tentunya. Agar saya bisa, menikmati keindahannya dari sudut pandang saya,Amin

Alhamdulillah

IMG_20121118_2

Selasa, 28 Agustus 2012

I Love…

IMG_20120828_1

 

berdoa ..selalu bersama dan yang terbaik untuk kami di jalanMu
jaga dan lindungilah lah kami selalu dijalanMu bersamaMu

Ya Rabb

Always

Amin

Jumat, 16 Desember 2011

Nature Arch1#Rumah Semut?

Pagi itu sembari menikmati langit dibalkon

Iseng saja ku mengamati dan mengabadikan beberapa spot rumah..

Hingga akhirnya, kutemukan sesuatu yg menarik disudut celah pagar balkon..

Bentuknya seperti kendhi mini..

Tidak ada yang keluar masuk dari bentuk itu..

Tak terlalu yakin itu rumah semut seperti kukira awalnya..

Hmm..apapun itu,tak mungkin itu akibat kesalahan pak tukang..

Hihi..that's a beautiful shape.. A nature shape,I think..

Subhanallah... :)


Published with Blogger-droid v2.0.2

Jumat, 04 November 2011

Tirai Hujan untuk Kenangan

menjelang sore di Kamis November, tertanggal 3 tahun 2011
hujan cukup deras jatuh membasahi kampus tercinta setelah musim gugur kampus(gugur bunga kuning)..
beberapa pohon yang sebelumnya masih berbunga pun akhirnya luruh jatuh ke tanah, meninggalkan guguran bunga kuning basah menyatu dengan hijau rumputnya..

sejuk sekali...

bahkan bau basah tanah begitu mengingatkan sore itu
saat duduk bersantai di sebuah kantin Arsitektur di lantai 3 gedung 2 yang akrab dipanggil Bursa Arsitektur.

hujan deras..sore itu,
mulai meninggalkan sekelumit kenangan , dibaliknya ada tawa, sedih, kebersamaan, perjuangan, kesendirian, kebahagiaan untuk semua kisah yang telah terjadi..




dan tirai hujan ini...
adalah satu kenangan untuk masa masa yang telah terlalui sebelumnya
di tirai hujan yang sama dan hanya berbeda masa..

Senin, 30 Mei 2011

Bila...

Bila aku jatuh cinta..
Aku mendengar nyanyian..seribu dewa-dewi cinta,menggema dunia...


Bila aku jatuh cinta..
Aku melihat matahari kan datang padaku..dan memelukku dengan sayang...
(Nidji)..

Cengklik, Ahad 29 Mei 2011

Minggu, 29 Mei 2011

Waduk Cengklik ~ Sketsa Nyata Lensa Keindahanmu (part 1)

Waduk Cengklik,
pertama kali mendengarnya hanya terpikir "oh waduk..."
yap..belum pernah sekalipun aku benar-benar mengunjungi sebuah waduk..duduk,berdiam diri,menikmati suasananya..
Aku hanya ingat pernah mendengar nama waduk ini ketika duduk di bangku SMP,dalam perjalanan menuju rumah seorang kawan untuk sekedar bertakziah ketika ayahandanya meninggal..
sempat menengok sejenak pemandangannya...dikala siang hari..
yap biasa saja..seeloknya bayangan sebuah waduk bagiku yang tak pernah melihat waduk itu seperti apa..

Namun ternyata...pandanganku yang biasa itu hanya sebuah ilusi untuk keindahannya yang nyata..

Keindahanya yang tersembunyi...Subhanallah..

Waduk Cengklik, terletak di perbatasan Boyolali-Karanganyar-Solo..tapi  masuk daerah Kabupaten Boyolali, Kecamatan Ngemplak (Desa Ngargorejo, Desa Sobokerto) dan Kecamatan Sambi (Desa Senting)

Jalan untuk mencapainya cukup mudah...namun maksimal hanya kendaraan roda empat seperti mobil yang bisa melewati jalan tersebut..

Tak kukira aku cukup berjodoh dengan waduk ini..
karena waduk ini juga kuambil sebagai objek dari Tugas Akhir yang kini sedang kukerjakan..
mengenal keindahannya juga merupakan karunia untukku..
mengenal sebuah lensa nyata keagungan alamNya..
terpantul dalam bias  cahayaNya yang menyinari setiap hari..
dalam berbagai waktu dan moment yang ada..

Subhanallah..


well ...
spot-spot yang kuambil ini terinspirasi dari buku karangan mas Herumanto Moektijono
dengan Judul : Seri Hunting Foto Landscape "Keindahan yang Tersembunyi, Waduk Cengklik"
*
terimakasih mas...jadi bersemangat menjelajah...
dan terimakasih pula untuk penjelajahan kali ini ..ditemani sahabatku Adni Sholawati yang baru tidur sejam karena begadang tapi tetap sedia menemani...bahkan menjadi objek foto..


Berikut sedikit sketsa lensa kamera Hape 3,2 Mp dengan efek LOMO di pagi Ahad,29 Mei 2011
diambil dari sisi Selatan Waduk Cengklik









Berikut foto asli suasana pagi itu di spot yang sama







dan berikut tangkapan lensa yang menarik untukku ketika berjalan mengarah ke bagian barat sisinya

stay to feel

pohon bulat

glare from the sky

bias 

bias (2)

bias (3)

berbaris rapih

2 pantulan

dingin

bias (4)

tekstur

motorku dan helmmu

aku suka

bias (5)

bias (6)

bias (7)

dari sudut anyaman

dari sudut anyaman (2)

haus

bias (8)

anak tangga matahari

bias (9)

pantulan dari langit

bias (10)

semburat

Hmm...masih akan berlanjut untuk lebih memahamimu, wahai Keindahan yang tersembunyi..
terutama untuk inspirasi Tugas Akhirku...ahaaay...>,<
Sampai Jumpa di sketsa nyata berikutnya ..Lensa keindahan Waduk Cengklik....